Coretan di sore hari ini :)
lama ga pernah nulis di manapun.
Blog ini serasa diabaikan.
Ga terasa udh 1 bulan lebih aku ga jumpa dengan keluarga ku tercinta. Kadang saat aku sendiri, aku menangis terlintas dipikaran ku klo keputusan ku datang ke kota ini salah. Kadang aku berpikir ini keputusan terbodoh dalam hidup ku. Tapi itu hanya lah pikiran konyol disaat aku merindukan keluarga ku. Disaat aku merasa sedniri di kota ini. Aku tidak sendiri, banyak teman yang ku dapat di sini, hanya aku saja yang belum bisa menyesuaikan diri.
Sebenarnya kota ini adalah kota impian ku sejak aku masih SMA dulu (ingat masa-masa SMA dulu). Aku ingin kuliah di kota ini, tetapi Tuhan berkata lain. Bukan di kota ini aku mendapatkan pendidikan ku. Tetapi aku bersyukur buat semua itu, karna bagaimana pun kampus itu yang mengantar kan aku ke kota ini.
Banyak respon yang ku terima dari teman-teman ku ketika mereka tahu aku di kota ini diantaranya.
1. Enak ya fit, aku pengen loh ke sana.
2. Whatt??, jauh bangat ke sana fit?
3. Ngapain di situ? Mending ke jakarta.
4. dll
Aku tahu semua orang punya pandangan sendiri dan persepsi sendiri, tetapi ini kota impian ku, jadi aku ingin berjuang di kota ini. Seminggu pertama di kota ini (tepatnya sebelum dapat kerja), aku hanya di kost aja (Itu masa-masa yang paling membosankan). Tetapi sekarang suasana nya sudah berbeda.
Hari pertama kerja, itu merupakan masa-masa yang agak sulit dalam hidup ku. Aku orang yang berbeda di kantor ini. hanya aq yang bukan merupakan salah satu dari suku dan agama mereka. Mereka semua mempunya suku yang sama dan agama yang sama. Di kantor mereka menggunakan bahasa mereka(aku ga ngerti). Hanya satu hal yang selalu ku cam kan dalam pikiran ku yang dapat membuat ku bertahan “Aku sudah memulai di kota ini, ga ada alasan untuk mundur”. Kadang aku ingin teriak dan menangis dikala semua terasa sesak di dalam dada ini.
Di sini aku punya abang yang well menurut ku dia sangat baik, di saat dia melihat ku sedang suntuk dia pasti terus-terusan nanya kenapa, memang aku ga pernah berbagi dengan dia karna memang aku lebih sering memendam segala seusatu nya sendiri.
Sebenarnya sih, yg qu pendam cma kerinduan ku sma kelarga qu aja. Tiap hari slalu ingin liat mama, papa dan adeq-adek yang sangat ku sayangi. Biasanya dulu waktu kuliah minimal 1 x seminggu pulang ke rumah, sekarang?? Ga tw lagi kapan pulang. Kadang akau sangat kesepian di kota ini, well aku memang punya orang spesial (katakan aja pacar) di sini, tapi aku merasa kami sepertinya teman biasa aja. Udah 1 bulan lebih ga jumpa, hmm mungkin karena kesibukan dia x ya, ga tw lah.
Ga tw apa perasaan ku aja, aku merasa dia ga sayang sama ku tapi aku berharap ini perasaan ku aja. Tapi klo pun memang iia, aku cuma pengen dia bilang langsung sama ku agar aku bisa melupakan dan ga berharap lebih sama dia. Memang kita masih baru jadian. Ga usha banyak nge bahas dia (lagi ga pengen bahas dia).
Ga tw lagi mw nulias apa.
besok aja lagi ya . .
Curahan hati
Hmmmm. . .
Agak-agak aneh judulnya ya. ga tw mw buat apa judul nya.
Lama ga pernah nge post lagi di sni. akhir-akhir ini disibukkan dengan kuliah. Ternyata tingkat 3 ini sangat menyiksa. Ga pernah ku bayang kan sebelumnya kalau tingkat 3 akan semenderita ini. Lom lagi niali semester kemaren yang buat aku nagis darah sekarang makin banyak yang buat aku ingin nangis. TA pun ga jelas mau dibawa ke mana. Benchmarking juga menakutkan.
Kadang aku hanya bisa berdiam diri dan menangis sendiri tanpa ada orang lain yang taw apa yang qu rasa kan. Semua begitu menyiksaku. Aku sedih karena belum bisa membuat mama dan papa bahagia. Mereka begitu peduli dengan ku. tapi aku ga sanggup memberitahukan penderitaan ini pada mereka. setiap mereka nanya tentang perkuliahan ku, aku hanya bisa berkata semua baik-baik saja. Padahal jauh di lubuk hati ku, aku ingin sekali berteriak di depan mereka dan mengatakan bahwa aku ingin menyerah dengan keadaan ini. Tapi itu ga mungkin, itu hanya akan menghancurkan hati dan harapan mereka pada ku.
Tuhan . . . .
kuatkan aku akan semua ini. Aku ga tw lagi mw berbuat apa. Saat ini aku hanya bisa pasrah dengan keadaan ku. Aku mlau ga bisa menjadi panutan yang baik buat adeq ku. Aku malu pada diri ku sendiri. Apa yang harus ku lakukan Tuhan? Siapa yang harus ku salahkan dengan keadaan ini? Kenapa sekarang aq jadi lemah? Sekarang aku seolah-olah ga berdaya.
Mam, pa . . .
Selama ini hanya hanya berusaha jadi anak yang kuat dan tegar di depan kalian. aku hanya ingin membahagiaan kalian. Aku hanya ingin melihat kalian tersenyum. Karena begitu banyak kesalahan yang pernah kulakukan sejak aku kecil smapai sekarang. Aku ingin menebus semua itu. Doakan aku ya ma, pa agar aku bisa melewati masa-masa sulit ini dan kita dapat tersenyum bersama bulan September ini. Semua ini akan ku persembahkan untuk kalian berdua. Kalian berdua dalah inspirasi dalam hidup ku dan semangat ku yang memampukan aku bertahan sampai hari ini. Aq harus kuat untuk kalian berdua.
Jadi mau nangis aku. Cukuplah dulu sampai di sni. Kemabali ke tugas TA, Komas, ERP, EBA dan yang lain.
Harus tetap semangat.
Tugas Akhir
Seperti nya semakin hari beban ini smakin berat.Begitu banyak tanggung jawab yang harus ku tanggung.Kadang aku berpikir untuk menyerah.Kenapa aku jadi lemah??
Sejak mulai mengerjakan tugas akhir banyak masalah yang kuhadapi.Kadang aku berpikir Tuhan tidak adil. Aku tahu bahwa aku salah.Tetapi kekejaman dunia ini membuatku lupa akan segala pertolonganNya. Maaf kan aku Tuhan.
Ga terasa waktu terus berlalu dan tanggung jawab yang qu pikul semakin besar. Aku kehilangan arah. Orang-orang yang dulu selalu mendengarkan ku dan membantu ku dalam segala hal, kini menjauh dari qu (tp mungkin ini hanya perasaan qu aja). Sejujurnya aku sangat merindukkanya.
Aku hanya mampu memendam semua perasaan tertekan ini seorang diri. Ga tau mw ngadu sma siapa. Mau crita sma mama, takut mama khawatir. Mungkin ini lah hidup yang harus kujalani. Hanya 1 hal yang selalu ku ingat bahwa semua akan indah pada waktunya.
Tetapi sebelum waktu bahagia itu tiba, mampu kah aq???
Apalagi hari ini, baru tw kalau ini sungguh sulit dilakukan.
God. .
Help me. . .
(
LiburanI(6-11 September 2010)
Udah lama ga buka blog qu ini, sejak pulang magang dari UHN Medan. Banyak yang pengen ku post, Cuma waktu ga ada buat ngepost. Dan sepertinya untuk hari-hari ke depan ga bakal sempat lagi nge post, berhubung saat ini udah mulai masuk kuliah semester 6(tingkat 3). Kegiatan kuliah bakal menyibukkan bangat. Semoga lancar-lacar aja selama 2 semester ini dan September tahun sepan bisa wisuda. Saat ini aku pengen nge post kegiatan-kegiatan selama liburan.
Kemaren sebelum balek dari asrama dalam pikiran ku liburan ini akan sangat membosankan. Karena pengalaman di liburan-liburan sebelumnya selalu membosankan. Di hari pertama liburan emang mebosankan. Ga taw mau ke mana.
Senin, 6 September 2010
Makasi Tuhan udah memberiku kesempatan menginjakkan usia qu yang ke dua puluh(ga nyadar udah kepala dua, ternyata aku udah tua). Di hari ulang tahun ku yang ke 20 ini(udah tua). Banyak ucapan selamat yang ku terima dari teman-temanku, makasi buat sobat-sobat qu yang ingat hari ulang tahun ku. Meskipun banyak yang lupa.
Ga enak rasanya di hari ulang tahun ga ada yang bisa dikenang. Sebenarnya dari pagi udah ada yang ngajak jalan(tapi minta dibayari) ke balige, Cuma ku pikir-pikir buat apa ke balige ngerayain ulang tahun. Udah ga jaman lagi rasanya ngerayain ulang tahun di umur yang kepala dua. Tapi setelah ku pikir-pikir ngapain juga di rumah satu harian tanpa kegiatan yang jelas. Setelah mempertimbang-timbangkan dalam hati, akhirnya siangnya jadi juga ke balige berdua ma Erni (Emang erni slalu ada saat dibutuhkan, makas ya nie . . .).
Jadilah di Balige ngabisin waktu seharian (meskipun Cuma makan, beli pernak-pernik, trus jalan-jalan keliling Balige) sama Erni(Nasib jomblo, udah 20 tahun pun tetap aja jomblo.). Tapi hari ini aku senang juga bisa jalan-jalan. Jalan-jalan ini jadikan liburan agak berwarna di hari pertama. J
Selasa, 7 September 2010
Malas rasanya begerak dari tempat tidur. Bawaannya pengen tidur aja, sampai mama marah-marah di rumah. Emang salahku sih, bangun jam 7. Klo udah gini repetem mama sama aja dari tahun ke tahun ”Emang di asrama bisa ya bangun jam segini?”. Klo ga di rumah, kapan lagi ngerasain tidur lama ma???(hehehehe. . . .). Mulai lah terasa kebosanan libur hari ini. Kerjaan Cuma jadi tukang masak aja, habis itu tidur lagi, masak lagi dan tidur lagi. Pengen bangat rasanya cepat-cepat z balek ke asrama. Ngabisin waktu bersama teman-teman. Tapi libur masih lama. Hufhhhhhhhh. . . .. . L
Rabu, 8 September 2010
Kuping makin panas dengar repetan mama ku tercinta. Alasan merepet sama aja, lama bangun. Dan hari ini kerjaan Cuma jadi tukang masak aja. Pengen bangat rasanya keluar dari rumah ntah ke mana aja, yang penting keluar rumah. Cuma itu ga akan mungkin terjadi. Ga bakal diijiin sama mama. Jadi hari ini hanya menjadi anak rumahan aja, yang Cuma tidur dan makan (Tapi kok makin kurus aku ya??). Rasanya waktu begitu lama berjalan, satu hari serasa seminggu. Pengen bangat libur ini berakhir . Help me . . .. . L
Kamis, 9 September 2010
Akhirnya seisi rumah libur juga. Mama, papa Adek-adek dan kakak hari ini pulang dari medan. Biasanya klo udah libur gini, pasti diajak ke kebun(metik kopi). Ini udah jadi rutinitas di rumah. Mending jadi tukang kebun dari pada mebusuk di rumah. DI kebun waktu ga terasa berganti, cepat bangat berlalunya. Makanya agak-agak senang klo diajak ke kebun. Cuma sayang, di kebun kami ga ada sinyal. Jadi ga bisa deh ngapa-ngapain(emang kerja di kebun butuh sinyal ya?).
Satu hal yang ku suka saat perjalanan ke kebun yang makan waktu 1 jam lebih dari rumah mengendarai mobil. Pemandangan di pinggir jalan rasanya buat tenang, Pemandangan danau toba, pegunungan yang sebagian masih alami(belum terjamah tangan manusia). Hati penuh syukur melihat ciptaan Tuhan yang begitu sempurna.
Dugaanku tepat, waktu terasa begitu cepat berlalu. Ga terasa udah waktunya pulang, padahal kerjaan belum siap. Akhirnya dilanjutkan ke besok lagi. Hufhhhhhh. . . . Capek mendaki gunung terus.
Hari ini kakak bernagkat dari medan, Cuma katanya busnya ga ada smape jam 5 sore. Tepat seperti dugaan qu, dia nyampe jam 11 malam dan minta di jemput. Papa ga mau jemput sendiri, katanya aku harus ikut. ( Padahal udah ngantuk, mataku udah tinggat 5 watt. Ga tau apa aku capek satu harian ini? Dasar papa . . .. ). Jadilah aku ikut jemput dia ke Silimbat. Kira-kira setengah jam lebih kami nunggu bus kakak, sebenarnya udah pengen tidur bangat, tapi demi kakak tercinta ga apa-apa lah(meskipun dia kadang durhaka sama ku). Ga terasa nyape rumah udah jam 12 malam, padahal besok mest kek kebun lagi. Cuma ga nyangka klo papa bei mie goreng, jadi kenyang deh(Smua orang di rumah udah pada tidur, jadi ga ada saingan makan. Hehehehe .. . . .). J
Jumat, 10 September 2010
Hari ini hampir sama dengan kemaren hanya saja ada pegawai kebun yang nambah(kakak yang baru pulang dari Medan). Senang seh rasanya maen-maen di kebun bersama kakak dan adek qu. J
Sabtu, 11 September 2010
Teman-teman SMA qu banyak yang pulang kampung katanya. Salah satunya teman terbaek yang pernah ku miliki selama SMA. Dia yang selalu mengingatkanku untuk belajar selama SMA(Aku paling malas belajar dulu.), kantanya ”Kita harus membanggakan orang tua kita Fit, jangan pernah kecewakan mereka”. Dia ornag yang berarti di hidupku. Tanpa dia, mungkin aku ga akan ada apa-apanya. Setiap ada masalah dia pasti selalu ada untuk ku. Nani tetap jadi sahabat terbaek yang pernah ku miliki sampai kapan pun.
Udah lama ga jumpa ma Nani, kemaren pas magang di Medan pun ga sempat jumpa ma dia. Pagi nya aku ke rumahnya, pengen maen-maen ma dia. Kasian juga, selama libran di kampung dia ga pernah ke luar rumah, kebetulan Kristina juga pulang dari Palembang. Jadi kita berdua ke rumah Kristina. Biasanya Kristina di rumah Oppungnya, jadi kita ke sana. Pas ditanya dia di mana, katanya lagi mandi. Pas lagi nunggu Kristina ada kak Winda(senior waktu SMP), jadi ngobrol-ngobrol sama kakak itu. Padahal sebelumnya cakapan pun ga pernah. Dan kebetulan juga bang Servis(senior waktu SMP juga) lewat, jadi mampir di rumah kak winda(Makasi ya kak buat minumannya). Terjadilah acara reunian SMP N 1 Silaen ber 5 (aq, nani, kak winda, bang serbis dan kak susi). Katanya orang itu mau ngadain reunian SMP besok. Aku sama Nani setuju aja. Dan akhir pembicaran Besok reunian, nanti di sms.
Hampir 1 jam nunggu Kristina di rumah kak Winda, ga datang-datang. Pas kami tanya lagi, ternyata dia ga di rumah oppungnya tapi di rumahnya. Sial rasanya nunggu-nunggu dia sampe lama. Dengan kecewa aku sama Nani pergi ke rumahnya. Emang betul dia di sana. Kamii Cuma ngobrol bentar aja sma Kristina, berhubung udah siang, Aku mesti jadi tukang masak lagi di rumah. Habis ngantar Nani pulang ke rumahnya, aku langsung pulang.
Malamnya aku ngesms bang Servis, nanya tentang reunian itu. Cuma SMS qu ga di balas, jadi kegiatan reunian ini ga jelas jadinya. Berarti tinggal nunggu hari esok aja. J
Matrikulasi
Sejak pulang magang kemaren lom pernah nge post lagi di blog qu. Kangen juga nge post. Dulu waktu magang bebas browsing dan OL. Suka-suka aja. sekarang itu ga ada lagi.
Aku pengen nge post tentang kegiatan matrikulasi di del. Setelah melewati masa-masa PCA, mahasiswa baru di berikan program matrikulasi untuk menyemakan pengentahan dasar nya sebelum memasuki perkuliahan di Politeknik Informatika Del. Ini hari ke-3 matrikulasi. Jadi asisten matrikulasi ada senangnya ada juga sedih nya. Apalagi di asrama cuma tinggal ber7 aja.i
Otak qu lagi blank. Kpan2 z lah nge postnya.
Tukang nyasar
Udah lama pengen nge post ini tapi situasi ga pernah mendukung. Jadi hari ini adalah hari yang tepat untuk negpostnya.
Ga terasa udah hampir 1 bulan aku magang di medan ini. Lom genap sih sebulan. Begitu abnyak kenangan di medan ini yang berkaitan dengan kata “NYASAR”.
Hari kedua magang kira-kira 2 mg yang lalu dengan polosnya aku bilang sama supir angkotnya “Pinggir Pak!”. Karna aku ga liat dengan seksama tempat aku turun dari angkot kemaren. Pas udah turun aku belom sadar klo itu bukan simpang menuju nomensen. aq nyebrang dan barulah ku sadari kalau ternyata itu simpang ke indosat dan ke nomensen itu masih jauh. Hufhhhhhh . . .. Akhirnya balek lag ke tempat turun dari angkot dan naek angkot lagi. dan hasilnya aku telat di tempat magang.
Hari sabtu kemaren janjian mw ke rumah ririn. Rencana berangkat jam 12 pulang magang, ternyata kami ada kerja tambahan jadi ga bisa pulang bareng ririn. Kami baru bisa pulang jam 3 sore. Karena udah terlanjur janji dan mama nya ririn udah nunggu, kami ke sana (aku sama piri toyo). Sebenarnya kami ga kenal rumah ririn. Kami cuma tahu nomor angkot ke sana.
Jadi lah kami berdua berangkat ke rumah ririn. Kata Ririn turun z di PDAM Tirntanair(betul ga ya penulisannya, soalnya agak2 lupa aku). Di sepanjang perjalanan kami liat kiri kanan takut lewat. dan ternyata Tuhan itu baek, tempat yang diaksi tau ririn dapat. Kami turun dari angkot, tapi bingung mau jalan ke mana lagi. Kiri kanan ada gang, di depan ada gang.
Di tengah-tengah ke bingungan itu ada penjual gorengan yang baek hati nanya,
Ibu : “Mw ke mana deq?”.
Aku: “Mw ke rumah ririn Bu!”.
Ibu: “Ririn yag muslim ya ??”
Aku: “Iia Bu .. “.
Ibu:”Itu rumahnya, dari gang yg di depan itu.”
Aku: “Makasi ya Bu . . “
dengan santai nya kami jalan dari gang yang dikasi tau Ibu itu, dan ternyagang itu menuju ke jalan ambai. sedangkan rumah ririn di tuasan. Kami ga tau lagi di mana posisi kami. Setalah nanya2 sama orang-orang yang kami jumpai, ga ada di daerah itu yang tahu nama ririn. dengan penuh perjuangan akhirnya bsa kembali ke tempat semula turun dari angkot dan jumpa ririn.
di rumah ririn lasung disuguhi makanan dan minuman. Plg dari sana kenyang bangat . . .
Besoknya aq mw ke rumah nya Piri Hertati (Senior yang udh wisuda). Tanpa qu sadari aku sudah lewat dari gang ke rumahnya, ntah udh di mana aku. Aku ga tau lagi. Mau naya sama org takutnya nanti di aksi informasi yang salah kek kemaren. Tapi karna udah ga ada pilihan lain selain bertanya, Ku beranikan lah nanya, dan Ibu itu blg “udah jauh deq . Udah adeq leawti tadi, di sana”. Makasi Bu . . .
Rupanya uadah mau ujan, sebenarnya aku udha mw pulang, tapi karna udah terlanjur janji, ditengah-tengah gerimis itu, tetap z nekat ke sana.
Dan akhirnya sampai di tujuan.
Magang II
Hufhhhhh .. . .
Sepertinya aku merindukan masa-masa kuliah ku, meskipun dengan banyak tugas dan keluhan ingin libur. aku baru menyadari bahwa kuliah di del itu lebih menyenangkan dari pada liburan atau magang. Dan saat ini aku tidak menikmati suasana magang ini. Mungkin jika pas magang ini banyak hal yang dapat ku lakukan, pasti aku akan menikmatinya.
Sebelum magang, semangatku 45 ingin magang, tp nyatanya setelah itu kenyataan (pas magang) smenagat itu semakin hari semakin memudar dengan situasi yang kurang menyenangkan ini. Kenapa kurang menyenangkan??? Karena tiap hari itu kadang cuma duduk2 z. Emang sih saat ga ada kerjaan bsa OL. Tapi Ol pun kadang tidak menyenangkan.
Kondisi seperti ini harus aku jalani kurang lebih 3 minggu lagi.
Kesal
Benci kali aku liat si kawan” yang satu ini”. Tadi dia bilang jam tengah dua aja kita makan. Dengan santai nya ku iya kan aja. Ga taunya sekarang dia udah jalan ma orang lain. Ga tau apa awaq udah kelaparan. Awaq kelaparan, dia malah asyik jalan ma orang lain. Ga bilang-bilang pula tuh klo dia ga niat makan di sini. Akhhhhhh. . . . .. . .
Sekarang ga ada lagi teman qu makan. Lapar . . . . .
Hiks. .
Hiks. . .
Klo udah gini tidur z lah . .
Malas x pun aku.
Gejala Kanker Otak
Ni ada artikel bagus menurut ku.
ANDA sering sakit kepala, atau bahkan terkadang disertai dengan muntah-muntah. Waspadai gejala tersebut, karena bisa jadi Anda terkena penyakit tumor otak yang dapat menyebabkan kanker otak?
Pada kanker otak, terdapat sel-sel tubuh yang tumbuh secara tidak normal. Penyakit ini memang tidak menimpa banyak orang, tetapi dalam penyebarannya, kanker ini sangat menakutkan.
Dokter spesialis bedah saraf dari Rumah Sakit Omni Internasional, Serpong Tangerang, Dr Alfred Sutrisno, Sp BS, mengatakan, terdapat perbedaan antara tumor di otak dengan tumor di tempat lainnya. Pada tumor otak dibatasi dengan tulang kepala sehingga terdapat suatu masa akan menekan jaringan otak, apakah itu darah atau tumor.
“Nah proses penekanan di otak inilah yang akan menyebabkan pasien menderita sakit kepala pada awalnya, dan juga mengalami muntah-muntah yang proyektil. Maksudnya pasien muntah tidak sedang makan,” ujar dokter yang juga berprofesi sebagai konsultan bagian saraf ini.
Dokter yang mengambil gelar untuk dokter umum di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini menjelaskan, penyebab timbulnya penyakitini, berdasarkan teori, dapat terjadi karena adanya kelainan genetik, bawaan sejak lahir seperti craniopharyngioma dan lain-lain, virus maupun faktor etnis. Ini pun masih belum dipastikan. “Gejala dari penyakit ini tergantung dari letak tumor itu berada,” jelasnya.
Gejala yang umum dapat ditunjukkan berupa sakit kepala dan muntah-muntah yang proyektil. Kemudian jika mengenai daerah motorik ada gejala kelemahan anggota gerak sampai kelumpuhan, penurunan penglihatan sampai kebutaan, hilangnya keseimbangan, kesemutan, sampai tidak berasa sama sekali, gangguan penciuman, gangguan bicara kalau terkena di area atau pusat bicara, hingga turunnya kesadaran bila yang terkena batang otaknya.
Lebih lanjut dikatakan Alfred, berdasarkan jenisnya penyakit tumor otak ini terbagi menjadi dua, ada tumor jinak: misalnya meningioma, cavernous angioma, astrocytoma grade rendah (1,2), adenoma hipofise, acustic neurinoma, dan tumor ganas glioblastoma. “Penyakit kanker otak ini sangat identik dengan tumor ganas. Sebenarnya tumor di otak atau di mana pun tumor itu berada, tumor di bagi menjadi dua bagian yaitu tumor ganas atau kanker dan tumor jinak,” tutur dokter kelahiran Cirebon, 6 Februari 1958 ini.
Sedangkan berdasarkan lokasinya dibagi menjadi dua, yaitu tumor supratentorial dan tumor infratentorial. Artinya tumor di atas tentorium atau pada otak besar, dan tumor yang ada di bawah tentorium, yakni otak kecil dan batang otak.
Alfred menuturkan, jenis tumor otak yang paling parah di antaranya adalah glioblatoma (astrocytoma grade 4), dan neuroblastoma. Tapi kalau tumor ini letaknya di otak besar mungkin gejala yang timbul lambat. Nah, jika tumor ini terletak di otak kecil, maka gejalanya akan cepat terlihat.
“Pada tumor jenis glioblastoma, tumor otak lebih sering mengenai otak besar, sedangkan acustic neurinoma akan menyerang saraf pendengaran si penderita, sehingga letaknya di otak kecil,” papar dokter yang juga menjadi pengarang buku yang berjudul Stroke ???You Must Know Before You Get It!!! ini.
Anggota dokter bedah seluruh dunia ini menambahkan, penyakit tumor otak pada prinsipnya dapat disembuhkan. “Dengan catatan, dapat melakukan tindakan operasi dengan mengambil semua jaringan tumor, kecuali yang ganas karena meskipun kita telah mengambil total, nanti akan tumbuh lagi,” tandasnya.
Sejumlah teknik operasi dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Yakni, operasi dengan bedah microsurgery atau endoscopic surgery, radiotherapy: sinar X maupun sinar gamma, atau gamma knife, chemotherapy, dan imunotherapy.
“Jika Anda mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan tadi, maka segera lakukanlah pemeriksaan diri dan dengan melakukan pemeriksaan MRI,” pesan Alfred.
Sementara itu, dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit Global Medika Tangerang Dr Andri, SpKJ berpendapat, pasien yang mengalami kanker otak dapat mengalami keadaan depresi, delirium, demensia, ataupun kejang. “Kanker otak merupakan salah satu kanker yang paling ditakuti. Kanker atau tumor otak bisa mengenai semua bagian otak tentunya,” jelas psikiater yang juga berpraktik di RS Omni Internasional, Serpong, Tangerang ini.
Dokter lulusan Universitas Indonesia ini menuturkan, perubahan pada daya intelektual juga bisa terjadi pada pasien kanker otak ini. Hanya saja perubahan daya intelektualnya tergantung dari letak tumornya sendiri. Jika terdapat di daerah frontal atau bagian depan otak, di mana banyak terdapat fungsi intelektual dan perasaan, maka bisa mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.
Namun, ada juga yang disebabkan karena depresi ataupun dementianya. Tentunya pada keadaan daya ingat yang terganggu akibat tumor, yang pertama kali adalah melakukan upaya pengobatan primer terhadap tumornya tersebut. “Terkadang ada keterbatasan dalam terapi tumornya sehingga pasien harus menderita lama. Hal ini secara bermakna akan meningkatkan gangguan depresi pada pasien itu,” ucap dokter yang lulus dengan predikat cum laude itu.
Bila pasien mengalami depresi yang pada banyak orang dapat menurunkan fungsi daya ingatnya juga, pengobatan dengan menggunakan obat dan psikoterapi harus dilakukan. Pasalnya, hal tersebut sangat penting demi perbaikan kualitas hidup pasien itu sendiri.” Ingat depresi tidak boleh dipandang sebagai suatu hal yang wajar pada pasien kanker apa pun jenisnya sehingga harus diterapi secara agresif,” pesan Andri.
(sindo//tty)
sumber: http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/08/27/151769/kenali-gejala-kanker-otak
Mudah-mudahan anda tidak mengalami gejala-gejala tersebut.
Magang
Ga terasa udah 2 minggu 2 hari aku menjalani magang. Dan sejauh ini semua nya masih baik-baik aja. Dengan semua baik-baik saja, bukan berarti aku menikmati magang ini. Jelasnya tidak terlalu menikmati, tiap pagi harus cepat bangun. Buru-buru dari rumah, dan menikmati kemacetan di kota medan ini.
Hufhhh. . .
Itu hal yang paling tidak ku sukai selama magang.
Betul-betul udah bosan aku di sini. Tapi ini mesti dijalani selama tiga atu empat minggu lagi. Mudah-mudahan sanggup ngejalaninya. Perjalanan waktu terasa lambat dalam hari-hari ku di sini. Aku rindu kampus tercinta ku. aku rindu keluarga ku. Aku rindu hari-hari kuliah ku. Meskipun kadang stres lebih sering pas kuliah, tapi aku menikmati semua itu. hehehe. . .
Sekarang ku jalani aja lah apa adanya semua ini.